Kenapa Orang Memilih Jalan Yang Sulit?

Mencari Kerja Susah? Think Again
February 4, 2017
Visi Mungkin Tidak Instan
March 5, 2017
Show all

Kenapa Orang Memilih Jalan Yang Sulit?

Kalau bisa mudah, kenapa harus sulit? Kalau bisa di percepat, kenapa di perlambat?

Pertanyaan yang sering kita tanyakan saat menghadapi sebuah masalah. Baik itu dalam kehidupan, ataupun pekerjaan. Saya melihat satu buah video di facebook yang menceritakan tentang bagaimana satu orang berjalan dengan susah payah di podium, untuk mengambil sebuah sertifikat kelulusan kuliah-nya.

Anda bisa melihat video-nya di bawah:

Video yang kurang dari 3 menit, namun menyentuh hati banyak orang. Saya mulai mencari tahu lebih banyak mengenai orang yang di dalam video tersebut. Namanya adalah Chris Norton. Chris mengalami cedera saat bermain footbal yang menyebabkan dia lumpuh dari leher ke bawah. Kemungkinan dia untuk bisa berjalan hanya 3%.

Dalam beberapa artikel yang saya baca, Chris mengambil keputusan untuk membawa perubahan daripada menyerah pada kenyataan.

Video yang anda lihat di atas adalah perjalanan Chris dengan tunangannya (Emily) dari ujung panggung ke ujung lainnya untuk menerima sebuah sertifikat kelulusan. Sepanjang perjalanan dari satu sisi ke sisi lainnya, semua hadirin yang hadir melakukan standing ovation sebagai bentuk penghargaan tertinggi yang bisa di dapatkan seseorang dari atas panggung.

Pertanyaan saya saat melihat video itu, kenapa Chris tidak langsung saja menggunakan kursi roda- yang sudah tersedia- untuk mengambil sertifikatnya dari seorang guru besar yang sudah menunggu untuk menyerahkan sertifikat tersebut?

Bukankah akan lebih mudah & tidak cape (mukanya terlihat cape sekali setelah berjalan beberapa langkah)?

Make a difference! Itu yang saya dapatkan setelah melihat video tersebut.

Apabila Chris tidak berjalan, maka tidak akan ada orang di dunia yang mengenal siapa Chris. Dia juga tidak dapat menyentuh banyak orang saat dia hanya duduk diam dan mengambil sertifikat kelulusannya.

Ini membuat saya berpikir: Untuk membuat perubahan, anda perlu melakukan hal yang sulit untuk diri anda sendiri.

Sukses bukanlah hasil (the end), namun bagaimana kamu menjalankannya (the journey).

Similar Posts:

    None Found

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *